Jafri Tekankan Integritas ASN Bawaslu, “Jangan Jadi Pengawas yang Diawasi
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menegaskan pentingnya integritas dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pengawas pemilu melalui kegiatan Sosialisasi Manajemen dan Kinerja ASN yang dilaksanakan secara daring, Jumat (29/05/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekretariat, Koordinator Sekretariat, Kepala Bagian, serta seluruh ASN di lingkungan Bawaslu Babel.
Dalam arahannya, Anggota Bawaslu Babel, Jafri, selaku Koordinator divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Diklat, menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang harus dijaga oleh seluruh jajaran pengawas pemilu. Ia mengingatkan agar ASN Bawaslu selalu menjaga kode etik, sikap, dan perilaku dalam menjalankan tugas.
“Jangan jadi pengawas yang diawasi. Jangan sampai kita sebagai pengawas justru diawasi karena ketidaknetralan kita sebagai wasit dalam demokrasi,” tegas Jafri.
Menurutnya, kepercayaan publik terhadap Bawaslu hanya dapat dijaga apabila seluruh jajaran mampu menunjukkan profesionalitas dan integritas dalam bekerja.
“Integritas bukan hanya slogan, tetapi praktik yang harus kita tunjukkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Babel, Dini Yamashita, menyampaikan bahwa ASN tidak hanya dituntut memahami hak dan kewajiban, tetapi juga perlu mengetahui konsekuensi apabila melanggar kode etik maupun kode perilaku ASN.
“Pemahaman mengenai sanksi dan hukuman penting dimiliki ASN agar dapat bekerja secara disiplin, profesional, dan bertanggung jawab,” kata Dini.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Rezi Prayoga dari Bawaslu Babel. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap seluruh jajaran ASN semakin memahami pentingnya menjaga integritas, netralitas, disiplin, serta profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kode etik dan membangun budaya kerja yang bertanggung jawab, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu sebagai lembaga pengawas demokrasi tetap terjaga dan semakin kuat.
Penulis : Syahril
Foto : Dwi Made
Editor : Rogrius Sinulingga