Bawaslu Babel Perkuat Konsolidasi Demokrasi, Dorong Partai Politik Tingkatkan Pendidikan Politik Masyarakat
|
Pangkalpinang, Bawaslu Babel – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus memperkuat konsolidasi demokrasi di luar tahapan pemilu melalui program Silaturahmi Relasi Demokrasi (SERASI). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Ketua Bawaslu Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan.
Pada pelaksanaan SERASI kali ini, Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, EM Osykar, bersama Anggota Bawaslu Babel Davitri serta jajaran sekretariat melakukan kunjungan silaturahmi ke DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang, Rabu (08/07/2026).
Anggota Bawaslu Babel, Davitri, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan mempererat komunikasi dengan partai politik, tetapi juga menyampaikan hasil pengawasan terhadap pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan. "Kedatangan kami ke partai politik dalam rangka pelaksanaan program Silaturahmi Relasi Demokrasi (SERASI) untuk konsolidasi demokrasi, sembari menyampaikan hasil pengawasan pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan," ujar Davitri.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Babel, EM Osykar, menekankan bahwa partai politik memiliki peran strategis dalam membangun kualitas demokrasi melalui pendidikan politik yang berkesinambungan kepada masyarakat. "Hadirnya partai politik harus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat. Demokrasi sejatinya berawal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," tegas Osykar.
Ia menambahkan, partai politik tidak hanya berfungsi sebagai peserta pemilu, tetapi juga berkewajiban membangun kesadaran politik masyarakat. Menurut Osykar, tantangan demokrasi ke depan juga harus diantisipasi sejak dini. Pemilih pada Pemilu 2029 maupun Pemilu Lokal 2031 diperkirakan masih akan didominasi oleh pemilih pemula sehingga pendidikan politik menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat.
Selain itu, ia turut mengingatkan bahwa praktik politik uang masih menjadi ancaman serius meskipun tidak selalu terlihat secara kasat mata."Terkait politik uang, mungkin tidak tampak secara kasat mata, tetapi praktiknya masih terjadi. Oleh karena itu, penguatan integritas seluruh elemen demokrasi harus terus dilakukan," ujarnya.
Menutup arahannya, Osykar menegaskan bahwa kualitas hasil pemilu ditentukan oleh tiga pilar utama demokrasi. "Baik buruknya hasil pemilu sangat bergantung pada tiga elemen, yaitu penyelenggara, peserta, dan pemilih. Ketiganya harus sama-sama berkomitmen menjaga demokrasi yang berintegritas," pungkasnya.
Melalui program SERASI, Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap sinergi dengan partai politik semakin kuat sebagai bagian dari upaya bersama membangun demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas, meskipun berada pada masa di luar tahapan pemilu.
Penulis: Rini Oktavyanti
Foto: Musri Agustian
Editor: Rogrius Sinulingga