Pendidikan Pengawas Partisipatif Menjadi Agen Perubahan Demokrasi di Indonesia
|
Ditulis oleh Syahril pada Rabu, 18 Oktober 2023
Anggota Bawaslu Babel Sahirin saat memberi sambutan dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2023
Belitung, Bawaslu Babel -- Badan pengawas pemilihan umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) memperkenalkan pendidikan pengawas partisipatif kepada pemilih pemula, mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur, kegiatan ini dilakukan agar mereka memahami aturan-aturan dan prosedur terkait pengawasan pemilu dan memastikan bahwa pemilu berlangsung dengan transparan jujur dan adil.
Koordinator divisi Pencegahan, Partisipaai Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sahirin membuka sekaligus memberi arahan terkait kegiatan pendidikan pengawas partisipatif tahun 2023, di Kabupaten Belitung, Rabu (18/10/2023).
Dalam arahannya ia menyampaikan pentingnya pengawas partisipatif dalam mendukung proses demokrasi di Indonesia.
"Pendidikan pengawas partisipatif pemilu adalah investasi yang sangat penting dalam menjaga integritas pemilu dan memastikan bahwa pemilu berlangsung dengan transparan jujur dan adil".
"Melalui pendidikan yang baik pengawas partisipatif dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mendukung proses demokrasi di Indonesia", ujar Sahirin.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa,
"Pendidikan pengawas partisipatif dapat memberi pemahaman secara menyeluruh tentang aturan dan prosedur terkait pemilihan umum, termasuk undang-undang pemilu dan peraturan pemilu.
Anggota Bawaslu Babel Davitri saat memberi sambutan dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2023
Pada kesempatan yang sama Anggota Bawaslu Babel Davitri menyampaikan akan tanggung jawab pengawas pemilu serta isu-isu kepemiluan,
"Pengawas partisipatif harus memahami hak dan tanggung jawab mereka, pendidikan pengawas partisipatif ini dapat membantu mengklarifikasi hal-hal yang apabila terjadi potensi pelanggaran pemilu",
"Pendidikan membantu pengawas partisipatif memahami isu-isu kunci dalam pemilu, seperti pemilih yang terpinggirkan, money politik, pemalsuan suara, atau kecurangan pemilu lainnya, sehingga dapat mengidentifikasi masalah-masalah yang terjadi", ucap Davitri.
para peserta kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2023
Selaku tuan rumah Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung, Rezeki Aris Munazar mengucapkan, "Terimakasih kepada peserta kegiatan pendidikan pengawas partisipatif tahun 2023 yang dilaksanakan di Belitung ini, berharap kegiatan ini bermanfaat, menambah wawasan serta dapat berkontribusi dalam melakukan proses pengawasan pemilu 2024".
Adapun Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Sekretariat dan Pejabat Struktural Bawaslu Provinsi Babel, Ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Belitung serta Bawaslu Kabupaten Belitung Timur, Kepala Sekretariat, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, serta jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur, Alumni Sekolah Pengawas Partisipatif 2022, perwakilan SMA/SMK selaku pemilih pemula, mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.
Foto bersama Pimpinan Bawaslu Babel bersama para peserta kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2023
Foto : Syahril
Editor : Rogrius Sinulingga