Panwascam se Kabupaten Bangka Resmi Dilantik, 2 Orang Mengundurkan Diri
|
Ditulis oleh Jazzkyanda pada Kamis, 27 Oktober 2022
Sungailiat, Babel.Bawaslu.go.id – Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jafri menghadiri pelantikan Anggota Panwaslu Kecamatan (Panwascam) se Kabupaten Bangka di Novila Hotel Sungailiat, Kabupaten Bangka.
Total 22 orang Anggota Panwascam resmi dilantik langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Corri Ihsan untuk 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka. Setiap kecamatan akan diawasi langsung oleh masing-masing 3 orang Anggota Panwascam, Kamis (27/10/2022).
Namun ada 2 kecamatan yang hanya memiliki 2 orang Anggota Panwascam yakni Kecamatan Merawang dan Kecamatan Mendo Barat. Hal ini lataran 1 orang Anggota Panwascam di Kecamatan Merawang dan 1 orang Anggota Panwascam di Kecamatan Mendo Barat mengundurkan diri sebagai Anggota Panwascam,
“Bawaslu sudah melakukan beberapa tahapan seleksi, namun dalam pengumuman ada 2 orang yang mengundurkan diri dengan alasan sudah bekerja, namun dalam proses akan kami klarifikasi dan pemanggilan 2 orang lainnya untuk wawancara memenuhi kekosongan Anggota Panwascam,†jelas Corri Ihsan dalam sambutannya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka itu menjelaskan bahwa Anggota Panwascam terpilih merupakan perpanjangan tangan Bawaslu Kabupaten, sehingga menurutnya perlu menjaga integritas dan komitmen sebagai Anggota Panwascam yang mewakili masyarakat.
Sementara Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jafri dalam sambutannya berharap Anggota Panwascam terpilih bisa membangun komunikasi dengan pemerintahan tingkat kecamatan,
“Kita harus mengutamakan koordinasi oleh karena itu harus membangun hubungan yang baik dengan pemerintah ditingkat kecamatan,†ucap Koordinator Divisi SDM, Organisasi dan Pendidikan Pelatihan Bawaslu Babel itu.
Jafri juga menegaskan bahwa Bawaslu dan jajaran tidak bisa bekerja sendiri untuk mengawasi pemilu, terlebih lagi ada dua tugas yang diawasi pengawas pemilu yakni pengawasan pemilihan legislatif dan presiden wakil presiden dan pengawasan pemilihan Kepala Daerah. Oleh karena itu perlu membangun keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
Foto : Jazzkyanda
Editor : Rogrius Sinulingga.