Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Babel Ajak Pemuda dan LSM Anti Korupsi Tolak Politik Uang

Ketua Bawaslu Babel Ajak Pemuda dan LSM Anti Korupsi Tolak Politik Uang

Ditulis oleh Jazzkyanda pada Rabu, 18 Oktober 2023

Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat menjadi narasumber dalam agenda Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang partisipasi pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bebas dari Korupsi.

Pangkalpinang, Bawaslu Babel -- Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) EM Osykar menjadi narasumber dalam agenda yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang partisipasi pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bebas dari Korupsi, Rabu (18/10/2023).

Dalam agenda yang bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu, Osykar memaparkan tentang pencegahan politik uang di Bangka Belitung. Ia memaparkan upaya Bawaslu dalam melakukan langkah pencegahan atas politik uang di Bangka Belitung,

"Bawaslu pada prinsipnya selalu berusaha mencegah terjadinya pelanggaran dan sengketa pemilu, singkatnya lebih baik mencegah daripada mengobati. Pemuda dalam hal ini harus peduli terhadap proses dan tahapan pemilu sekarang, peduli terhadap isu-isu nasional terkait pemilu dan demokrasi," papar EM Osykar.

Ketua Bawaslu Babel itu juga menjelaskan mengenai politik uang dalam Pemilu. Menurutnya politik uang sangat rentan terjadi. Ia mengambil contoh pada Pemilu Tahun 2019 yang mencapai 64,7% terjadi di 34 Provinsi.

"Masyarakat kita sering dipengaruhi oleh pernyataan ambil uangnya jangan pilih orangnya, yang dibungkus secara tidak benar dan sehat, padahal seharusnya adalah jangan ambil uangnya, laporkan orangnya. Maka dengan demikian, kalau melihat politik uang laporkan orang-orang itu ke Bawaslu," terang Osykar.

Ia menambahkan dalam paparannya bahwa tingkat kerawanan politik uang di Bangka Belitung yang tertinggi berada di Kabupaten Bangka Selatan sekitar 11% lebih. Hal itu menurutnya harus bekerja ekstra untuk mencegah terjadinya politik uang.

Ia berharap ada partisipasi publik dalam mengawal demokrasi dan tahapan Pemilu Tahun 2024. Pasalnya menurut Osykar terdapat berbagai macam modus politik uang atau cara memberian uang yang membutuhkan peran pencegahan dan pengawasan masyarakat secara luas.

Foto bersama Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung EM Osykar dengan peserta kelas partisipasi pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bebas dari Korupsi.

Foto : Indah
Editor : Rogrius Sinulingga.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle