Lompat ke isi utama

Berita

Jelajah Pengawasan Pemilu Partisipatif Hadir di Desa Kebintik.

Jelajah Pengawasan Pemilu Partisipatif Hadir di Desa Kebintik.

Ditulis oleh Syahril pada Jum'at, 4 Oktober 2022

Kebintik, Babel.Bawaslu.go.id -- Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Sahirin, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Babel menjelaskan,

"Pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih pemimpin berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia jujur dan adil (LUBER JURDIL).

"Sama-sama kita ketahui bahwa kedaulatan tertinggi ada ditangan rakyat,

"Kedaulatan rakyat adalah harga diri rakyat yang tidak bisa diperjual belikan".

hal tersebut ia sampaikan saat memberi arahan dalam kegiatan "Jelajah Pengawasan Pemilu Partisipatif" bersama etnis Thionghoa di ruang pertemuan Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (04/11/2022).

Kegiatan yang dihadiri oleh 40 orang undangan dari masyarakat Thionghoa Desa Kebintik juga dihadiri oleh Sekretaris Desa Kebintik dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah serta Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan Pangkalan Baru, selaku narasumber Bawaslu Babel menghadirkan Pimpinan redaksi (Pimred) media cetak Bangka Pos.

Dalam sambutannya Sahirin menyampaikan banyak hal terkait bahaya politik uang yang marak terjadi di lingkungan masyarakat.

"Tanpa kita sadari dampak dari politik uang sangat besar sekali, diantaranya secara langsung dapat di pidana penjara, menghasilkan pemimpin pemerintahan yang korup serta akibat dari politik uang tersebut dapat merusak demokrasi bangsa",

"Pemilu 2024 nanti kita akan memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, serta anggota DPD RI yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 14 Februari 2024".

"Untuk itu jangan mau dibohongi oleh pemimpin, ataupun wakil rakyat yang merusak demokrasi bangsa", dengan membeli hak suara kita demi kepentingan pribadi atau kelompok.

"Jadilah pemilih cerdas, gunakan hak pilih dengan memilih pemimpin atau wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat, karena hak suara Bapak/Ibu menentukan nasib bangsa 5 (lima) tahun kedepan", pungkas Sahirin.

ia mengimbau kepada masyarakat Thionghoa khususnya di Desa Kebintik sama-sama membantu Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ia pun menegaskan, bahwa masyarakat Kebintik harus berani menolak dan melaporkan apabila ada calon yang melakukan politik uang karena akan berpengaruh terhadap masa depan bangsa.

“Kalau nanti politik uang tidak kita laporkan, kita yang anak petani, anak buruh, jangan pernah bermimpi menjadi anggota Dewan, menjadi Bupati, karena yang menjadi pembuat kebijakan hanya orang-orang yang punya uang saja, bukan berdasarkan kemampuan dan kapasitas seseorang".

"Maka dari itu, kalau ada yang datang menawarkan politik uang, jangan diterima, sebab pada akhirnya kita hanya menjadi penghias demokrasi, tidak pernah bisa ikut andil dalam membuat kebijakan", tutup Sahirin.

Pada kesempatan yang sama Anggota Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah, Muhamad Utoyo menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Desa Kebintik yang telah memfasilitasi kegiatan ini, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar.

"Salah satu tugas Bawaslu melakukan pencegahan, agar tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran pemilu, untuk itu kami Bawaslu dan masyarakat Kebintik bersama kita mengawal proses demokrasi di Provinsi Babel dengan sama-sama mengawasi Pemilu 2024 yang akan datang". Jelasnya.

Foto: Syahril
Editor : Rogrius Sinulingga

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle