Jafri Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kapasitas Kepemiluan Bawaslu Bangka
|
Bangka, Bawaslu Babel — Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jafri, menghadiri rapat manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) pengawas dan kesekretariatan di Bawaslu Kabupaten Bangka, Kamis (17/9/2026).
Kehadiran Jafri yang juga merupakan Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penguatan kelembagaan, khususnya dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas jajaran pengawas dan kesekretariatan di tingkat kabupaten.
Dalam rapat tersebut, Jafri menyampaikan bahwa Bawaslu Kabupaten Bangka yang telah berstatus sebagai satuan kerja (satker) memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga sekaligus mengembangkan nama baik kelembagaan di Kabupaten Bangka.
Menurut Jafri, penguatan kelembagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu unsur atau divisi tertentu, tetapi harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh divisi. Sinergi antardivisi diperlukan agar pelaksanaan tugas pengawasan dapat berjalan secara optimal dan tetap didukung oleh tata kelola kesekretariatan yang baik.
“Bawaslu Bangka sudah menjadi satuan kerja. Saya berharap jajaran dapat terus menjaga dan mengembangkan nama baik Bawaslu Kabupaten Bangka. Pembinaan dan penguatan kelembagaan harus mencakup seluruh divisi, sehingga setiap unsur dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik,” ujar Jafri.
Selain penguatan internal, Jafri juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kepemiluan melalui keterlibatan dengan pihak eksternal. Menurutnya, kapasitas jajaran Bawaslu perlu terus dikembangkan agar mampu berkontribusi dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat di daerah.
Penguatan kapasitas tersebut, lanjutnya, tidak hanya dilakukan ketika tahapan Pemilu atau Pemilihan berlangsung. Pada masa non-tahapan, Bawaslu tetap memiliki ruang untuk melakukan konsolidasi demokrasi melalui komunikasi, koordinasi, serta membangun jejaring dengan berbagai pihak.
Salah satu unsur eksternal yang dinilai penting dalam mendukung konsolidasi tersebut selain media adalah pemerintah daerah dll. Hubungan dan komunikasi yang baik dengan media dapat menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam menyampaikan informasi kepemiluan sekaligus memperkuat edukasi dan partisipasi masyarakat.
“Di masa non-tahapan, konsolidasi demokrasi tetap perlu dilakukan. Bawaslu harus terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pihak eksternal, termasuk media, sebagai bagian dari penguatan kapasitas kepemiluan dan upaya membangun iklim demokrasi yang baik,” kata Jafri.
Ia berharap jajaran Bawaslu Kabupaten Bangka dapat terus memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kelembagaan Bawaslu tetap berjalan secara optimal, baik dalam menghadapi tahapan maupun pada masa non-tahapan.
Rapat tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara jajaran pengawas dan kesekretariatan, sehingga dukungan sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu.
Melalui pembinaan dan penguatan yang dilakukan secara berkelanjutan, Bawaslu Kabupaten Bangka diharapkan semakin mampu menjaga kualitas kelembagaan serta menjalankan tugas pengawasan Pemilu dan Pemilihan secara profesional dan berintegritas.
Penulis : Rianito
Foto : Humas Bawaslu Bangka
Editor : Rogrius Sinulingga