Gelar KULAT PELAWAN, Andi : Ini Antisipasi Pelanggaran Pemilu 2024
|
Ditulis oleh Jazzkyanda Kamis, 11 November 2021 - 10:00 WIB
Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Andi Budi Yulianto saat menyampaikan sambutannya dalam pembukaan KULAT PELAWAN, Mendo Barat, (11/11/2021)/foto : Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu Babel
Mendo Barat, Babel.bawaslu.go.id -- Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menggelar Kuliah dan Pelatih Pengawasan serta Pengenalan Wawasan Kepemiluan (KULAT PELAWAN) yang kali ini digelar di SMA Negeri 1 Mendo Barat, Kabupaten Bangka.
Agenda ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi pelanggaran pemilu yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 mendatang,
"Sejatinya secara hakekat demokrasi, yang mengawasi pemilu itu adalah rakyat. Hal itulah kemudian yang mendorong bawaslu propinsi membuat program yang bernama kulat pelawan dengan segmentasi pelajar SMA sederajat. Mengapa diselenggarakan kulat pelawan karena di tahun 2024 ada lonjakan pemilih terutama pemilih pemula," ucap Andi Budi Yulianto Anggota Bawaslu Babel saat menyampaikan sambutannya dalam pembukaan KULAT PELAWAN, Kamis (11/11/2021).
Pria yang juga kerap disapa ABY ini menjelaskan bahwa pemilih pemula bisa saja menjadi sasaran peserta pemilu apabila tidak dibekali dengan pemahaman kepemiluan.
Oleh karena itu ia ingin peserta KULAT PELAWAN mendapatkan informasi dan ilmu sebanyak banyaknya sebagai langkah pencegahan pelanggaran pada tahapan pemilu 2024,
"Kami ingin menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemilu yang demokratis, paling tidak paham akan bahayanya politik uang itu , tapi kalo kita tidak tahu dan apatis maka jangankan untuk mengkritisi, tidak menutup kemungkinan kita menjadi bagian dan ikut terlibat dalam politik uang atau pelanggaran kepemiluan lainnya," tegas Anggota Bawaslu Babel itu.
Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Kepala Cabang Dinas Wilayah II Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didampingi Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bangka saat menghadiri pembukaan KULAT PELAWAN, Mendo Barat, (11/11/2021)/foto : Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu Babel
Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Corry Ihsan mengatakan bahwa pihaknya sangat membutuhkan pengawasan partisipatif dari masyarakat, karena itu pentingnya pendidikan pemilu kepada pemilih pemula khususnya di Kabupaten Bangka,
"Bawaslu melaksanakan kegiatan yang memerlukan partisipasi masyarakat, dari kegiatan itu melibatkan berbagai pihak perwakilan," paparnya.
Menurutnya sosialisasi kepada masyarakat terutama pemilih pemula yang menjadi sasaran dari kegiatan politik merupakan salah satu langkah pencegahan yang dilakukan oleh Bawaslu.
Dalam kesempatan itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hendri mendukung penuh langkah pendidikan kepemiluan yang dilakukan Bawaslu, ia berharap para peserta dapat memberikan contoh kepada siswa lain agar menjadi pemilih pemula berakhlak dan mempunyai disiplin tinggi,
"Silahkan serap ilmu sebanyak banyaknya agar kita paham dan tentunya menjadi siswa-siswi yang teladan dan berakhlak saat jem sekolah maupun diluar sekolah," ucapnya.
Peserta KULAT PELAWAN SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Mendo Barat, (11/11/2021)/foto : Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu Babel
Fotografer : Anne Indah Yusnita
Editor : Humas Bawaslu Babel.