BAWASLU BABEL RANGKUL JURNALIS PENGAWASAN PILKADA SERENTAK 2018
|
Pangkalpinang - Rapat Dalam Kantor (RDK) Bawaslu Babel bersama rekan -rekan jurnalis di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung guna mengajak awak media menjadi bagian dari pengawasan pilkada serentak di tiga kabupaten kota se Bangka Belitung, Senin (25/6) di sekretariat Bawaslu Babel.
Bawaslu memberikan gambaran terkait kondisi yang dihadapi pengawasan pilkada serentak ini, diantaranya pemetaan tingkat kerawanan 1.317 TPS yang tersebar di tiga kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada serentak.
"Sengaja kami mengundang rekan-rekan wartawan terkait pengawasan pilkada serentak 2018. Mulai dari kami sudah melakukan program patroli pengawasan baik itu pengawasan distribusi C6, Penurunan APK, dan monev kepada petugas kami di lapangan. Dan sekarang kami sampaikan beberapa kondisi dimana tugas pengawasan kami yang telah kami petakan," kata Andi Budi Yulianto pada kesempatan tersebut.
Lebih lanjut Andi menjelaskan, dari data yang dipetakan dalam Pemilihan Guberbur dan wakil Gubernur 2017 kamarin, ada beberapa indikator TPS dalam kategori.
"600 TPS rawan pada saat pilgub kemarin. Sementara untuk pilkada serentak hari ini, masuk kategori rawan tinggi 320 TPS yang tersebar di tiga kabupaten/kota," paparnya.
Selain menjadi tugas kami, Andi melanjutkan, ini sebagai upaya kami melakukan pencegahan dini dari indikator dan variabel TPS rawan ini. "selain sebagai tugas kami, ini juga menjadi masukan kepada masyarakat untuk melakukan pengawasan bersama," imbuhnya.
Sementara Edi Irawan menambahkan pentingnya keterlibatan media dalam suksesnya pengawasan pilkada serentak ini, mengingat masyarakat juga perlu mengetahuinya. Lebih lanjut ditegaskan Edi, ada beberapa hal yang perlu diketahui awak media maupun masyarakat sendiri diantaranya bahwa pentingnya upaya pengawasan dan pencegahan terutama pada masa tenang terhadap potensi-potensi pelanggaran, yakni money politik dan kampanye diluar jadwal.
Penulis : Sukri
Editor : Yaumil Ikrom