BAWASLU BABEL : KONTEN PERDAMAIAN PALING TEPAT PASCA PEMILU 2019
|
Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (Stimik) Atma Luhur Pangkalpinang melakukan evaluasi kerjasama dalam upaya meredam hoax, ujaran kebencian dan isu negative dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019.
Evaluasi ini dilakukan sebagai bentuk koordinasi pasca tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara pemilu 2019 selesai dilakukan. Berdasarkan pemaparan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stimik Atmaluhur Pangkalpinang, ada beberapa program yang telah mereka jalankan selama proses kerja sama antara Stimik Atmaluhur dan Bawaslu Provinsi Bangka Belitung tejalin, yakni menginventarisir berita yang diduga hoax, dengan cara meneliti sumber berita dari google, mengklarifikasi sumber berita apakah berita tersebut bersifat fakta, dan mencari fakta dan kebenaran dari konten atau isi berita tersebut.
Anggota Bawaslu Provinsi Bangka Belitung Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubal Andi Budi Yulianto mengatakan, meskipun kerja sama yang terjalin sedikit terlambat, namun dirinya mengapresiasi kinerja Stimik Atmaluhur sebagai mitra Bawaslu Provinsi Bangka Belitungâ€, konten apapun apabila dilakukan secara massif dan bersifat positive, tentunya akan membantu Bawaslu dalam menggiring opini masyarakat, terlebih lagi jelang Pilkada serentak 2020 pada empat Kabupaten yakni Kabupaten Bangka barat, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten Belitung Timur.
Sementara itu Kasubag Hukum, Humas, dan Hubal Bawaslu Provinsi Bangka Belitung Yaumil Ikrom mengatakan, pasca pemilu, konten yang paling tepat untuk dipublikasikan kepada maayarakat berisi pada pesan perdamaian, hal ini untuk meredam situasi politik baik dari peserta pemilu maupun dari penyelenggara pemilu, “Kalau Partisipasi masyarakat, saya rasa waktunya sudah sempit untuk mengkampanyekan itu kepada masayarakat, karena beberapa kecamatan, tahapan Rekapitulasi Suara sudah selesai, justru yang perlu kita lakukan bagaimana caranya agar masayarakat tidak saling terprovokasi satu sama lain terhadap isu yang bekembangâ€, ucapnya saat rapat berlangsung.
Penulis dan Foto : Jazzkyanda
Editor : Yaumil Ikrom