Bawaslu Babel Evaluasi Pola Pencegahan dan Indikator Partisipasi Masyarakat Dalam Rapat Evaluasi Pemilihan 2024
|
Belitung, Bawaslu Babel – Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sahirin menyoroti bentuk pencegahan dan partisipasi masyarakat dalam mengawasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024. Menurutnya kedua hal ini masih menjadi tantangan yang harus disikapi dengan serius, karena menjadi indikator utama dalam meningkatkan kualitas demokrasi,
“Partisipasi yang tinggi mencerminkan kesadaran politik yang baik serta kepercayaan terhadap proses demokrasi. Namun, rendahnya tingkat partisipasi pemilih di beberapa wilayah menunjukkan bahwa masih diperlukan upaya lebih dalam edukasi politik,†kata Sahirin dalam paparan dan sambutannya, Selasa (11/02/2025).
Ia mencontohkan bahwa Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka yang akan melaksanakan Pilkada ulang, tingkat partisipasi pemilih yang rendah menjadi perhatian utama. Sementara itu, kabupaten/kota yang tidak mengalami Pilkada ulang juga perlu melakukan evaluasi guna meningkatkan kesadaran politik masyarakat.
“Upaya meningkatkan partisipasi pemilih dapat dilakukan melalui berbagai strategi, seperti sosialisasi yang massif, pendidikan politik sejak dini, memaksimalkan peran lembaga sosial dan media, kemudahan akses bagi pemilih, hingga meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu,†jelasnya.
Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Babel ini juga mengevaluasi terhadap pelaksanaan pemilihan di daerah yang tidak mengalami Pilkada ulang juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Dengan adanya refleksi terhadap pelaksanaan pemilihan sebelumnya, ia berharap dapat ditemukan pola dan strategi yang lebih efektif untuk diterapkan pada pemilu atau pemilihan mendatang,
“Dengan berbagai strategi ini, diharapkan kesadaran politik masyarakat dapat meningkat dan partisipasi pemilih dalam pemilu dan pemilihan mendatang dapat lebih optimal, sehingga demokrasi di Indonesia semakin berkualitas,†tutup Sahirin.
Untuk diketahui rapat evaluasi ini juga mengundang narasumber nasional seperti Anik Solih Koordinator Daerah Akademi Pemilu dan Demokrasi (APD) Provinsi Jawa Tengah serta narasumber lokal Teddy Malaka jurnalis Pos Belitung, Kabupaten Belitung.
