Evaluasi IKP 2024, Bawaslu Babel Dukung Penguatan Mitigasi Kerawanan Pemilu
|
Jakarta, Bawaslu Babel – Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) menggelar Evaluasi Implementasi dan Kualitas Data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024. Ketua Badan Pengawasan Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) Rahmat Bagja menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kemendagri, Polri, TNI, dan Bawaslu dalam berbagi data serta analisis potensi kerawanan guna memperkuat mitigasi gangguan keamanan menjelang tahapan pemilu.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Evaluasi Implementasi dan Kualitas Data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 di Jakarta, Selasa (28/7/2026). Bagja juga meminta seluruh jajaran Bawaslu agar mampu mengantisipasi potensi kerawanan dan menyusun langkah mitigasi di daerah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Puslitbangdiklat Bawaslu, Roy Maryuna Siagian, menyampaikan bahwa evaluasi ini bertujuan menyempurnakan konsep, metodologi, dan tata kelola data IKP agar semakin akurat, kredibel, dan relevan sebagai instrumen pengawasan berbasis risiko.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Sahirin, bersama anggota Bawaslu provinsi se-Indonesia.
Menurut Sahirin, evaluasi IKP menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas pengawasan berbasis data di daerah. "Melalui evaluasi ini, kami memperoleh masukan yang dapat menjadi bahan penyempurnaan pemetaan kerawanan di Bangka Belitung. Hasil evaluasi ini akan kami tindak lanjuti sebagai dasar dalam menyusun strategi pencegahan yang lebih efektif, sehingga potensi pelanggaran dan sengketa dapat diantisipasi sejak dini," ujarnya.
Penulis : Musri Agustian
Foto : Humas Bawaslu RI
Editor : Rogrius Sinulingga