Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Babel Perkuat Profesionalisme Jajaran Sekretariat melalui Evaluasi Pembinaan Penanganan Pelanggaran dan Sengketa Pemilu

1

Pangkal Pinang, Bawaslu Babel – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaksanakan Rapat Evaluasi dan Penutupan Pembinaan Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu bagi Sekretariat Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Zoom Meeting yang berlangsung pada Rabu, (21/10/2026)

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas, profesionalisme, dan kesiapan jajaran staf sekretariat yang membidangi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Proses dalam mendukung pelaksanaan tugas penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses Pemilu.

Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses, dan Hukum (Kabag P3SPH) Bawaslu Babel, Yaumil Ikrom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, baik secara individu maupun kelompok, yang telah mengikuti rangkaian pembinaan selama tujuh bulan secara bertahap.

Ia menegaskan bahwa hasil yang dicapai bukan menjadi alasan untuk berpuas diri, melainkan modal untuk terus meningkatkan kemampuan ketika menghadapi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa dalam praktik sesungguhnya.

Pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses Pemilu. Menurutnya, kemampuan memberikan pelayanan yang prima, menerima laporan secara profesional, memahami standar operasional prosedur (SOP), serta menyusun kajian secara cermat merupakan aspek penting yang harus dikuasai oleh jajaran sekretariat.

Yaumil menambahkan, evaluasi dilakukan bukan semata-mata untuk menemukan kekurangan, tetapi untuk mengidentifikasi peluang perbaikan agar seluruh jajaran semakin siap, tangguh, dan profesional dalam mengawal demokrasi. Ia mendorong peserta untuk terus belajar, berlatih, berkolaborasi, dan menjaga komitmen dalam menjalankan tugas.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekretariat Bawaslu Babel, Dini Yamashita, menyampaikan apresiasi kepada seluruh staf sekretariat Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota yang telah mengikuti pembinaan dengan penuh semangat. Ia menekankan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus terus diasah melalui latihan dan simulasi di masing-masing satuan kerja, sehingga jajaran sekretariat tidak mengalami kendala ketika menghadapi tahapan Pemilu.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Babel, Davitri, menegaskan bahwa kegiatan pembinaan pada masa non-tahapan merupakan investasi penting untuk memantapkan kesiapan mental dan kompetensi jajaran dalam menghadapi Pemilu mendatang. Ia menyebut bidang hukum dan penyelesaian sengketa sebagai aspek penting yang harus terus diperkuat melalui peningkatan pemahaman regulasi, profesionalisme, integritas, serta optimalisasi kemampuan mediasi dalam penyelesaian sengketa.

Davitri juga mendorong pelaksanaan kajian secara berkala terhadap putusan-putusan penyelesaian sengketa yang ditangani Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota. Melalui kajian tersebut, jajaran diharapkan dapat mengidentifikasi kelemahan, merumuskan solusi, dan membangun kesiapan kelembagaan secara berkelanjutan sebagai bekal menghadapi tahapan Pemilu 2029. Ia menegaskan bahwa berbagai masukan dari peserta akan menjadi bahan evaluasi untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan anggaran dan kebijakan kelembagaan.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Babel, Novrian Saputra, menyoroti pentingnya penguatan kemampuan teknis melalui sesi praktik. Menurutnya, praktik menjadi ruang untuk menguji ketelitian dan kecakapan peserta dalam mengidentifikasi serta menangani laporan dugaan pelanggaran maupun objek sengketa. Hal ini penting mengingat laporan yang diterima pada masa tahapan Pemilu dapat memiliki karakteristik dan kompleksitas yang beragam.

Novrian mengingatkan agar jajaran sekretariat tidak ragu dalam memberikan pelayanan ketika tahapan Pemilu berlangsung. Penguasaan prosedur, ketelitian dalam memeriksa laporan, serta kemampuan memberikan dukungan teknis yang tepat harus terus ditingkatkan agar setiap laporan dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui rapat evaluasi dan penutupan ini, Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Penguatan kapasitas secara berkelanjutan diharapkan dapat mendorong terwujudnya jajaran sekretariat yang profesional, berintegritas, cermat, dan akuntabel dalam mendukung penanganan pelanggaran serta penyelesaian sengketa proses Pemilu, demi menjaga kualitas demokrasi dan kesiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.

1

Penulis : Abdul Fakih
Foto : Bawaslu Babel
Editor : Rogrius Sinulingga

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle