23/05/2024

Bawaslu Babel

Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Ketua Bawaslu RI Sampaikan Kerawanan Pilkada Babel Saat Dialog di Bangka Pos

2 min read
Ketua Bawaslu RI Abhan, bersama Ketua Bawaslu Babel Edi Irawan dan Ketua Bawaslu Bangka Tengah Robianto saat hadir dalam dialog ruang tengah Bangka Pos

Pangkalpinang, Babel.bawaslu.go.id — Ketua Bawaslu RI Abhan bersama dengan Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Edi Irawan dan Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah, Robianto menghadiri undangan Dialog Ruang Tengah Bangka Pos.

Ditemani Editor In Chief Bangka Pos Ibnu Taufik Juwarianto, ketiga narasumber membahas mengenai jalannya pengawasan Pilkada dari sudut pandang Bawaslu.

Dalam dialog Ketua Bawaslu RI itu menjelaskan Indek Kerawanan Pemilihan (IKP) Kepala Daerah khususnya di Provinsi Babel, menurutnya IKP di Bangka Belitung masih masuk dalam kategori aman jika dilihat dari indeks kerawanan.

Baca Juga : Hadir Dalam Deklarasi Damai Pilkada Bawaslu Bangka Tengah, Ketua Bawaslu RI Minta Pilkada 2020 Harus Berintegritas, Bermartabat dan Sehat

“Babel ini bagian dari 270 daerah yang melaksanakan Pilkada, kalau indeks kerawanannya itu tidak tinggi artinya aman, review kita ditengah pandemi, artinya Bangka Belitung kondisinya sedang aman. Tapi saya berpesan jangan lengah, ” ujar Abhan saat dialog berlangsung.

Ketua Bawaslu RI ini juga meminta partisipasi masyarakat untuk ikut serta dalam melakukan pengawasan dengan cara melaporkan kepada Bawaslu mengenai pelanggaran Pilkada 2020 di Babel.

“Secara formal pengawasan itu Bawaslu tapi jumlah kami sangat terbatas dengan area yang kami awasi, makanya butuh partisipasi masyarakat,” tuturnya.

Selain itu Abhan juga mengajak masyarakat untuk tak segan-segan melaporkan jika ada oknum Bawaslu yang melakukan pelanggaran kode etik

“Kami ada mekanisme internal, kami kira lembaga ini bukan kebal hukum kalau masyarakat ada melihat jajaran kami melanggar kode etik silakan laporkan ke kami atau ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilihan Umum). Penyelenggara Pemilu itu ada KPU, Bawaslu dan DKPP, kalau kami salah maka DKPP bisa melakukan tindakan,” jelasnya.

Penulis dan Foto : Jazzkyanda
Editor : Hilton Tamlubolon.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Skip to content